MAGIC ON THE STREET

Magic on the street saat malam takbiran

Remaja Nampu

Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 2016

Magic On The Street

Kegiatan rutin saya saat malam minggu yaitu bermain magic on the street

Kelas 9B

Anak-anak kelas 9B SMP N 7 Purworejo

Field Study

Kegiatan field study ke Museum Gunung Merapi

Jumat, 02 Mei 2014

Soal Kemiripan Sinetron, RCTI: Kami Hanya Membeli

dhikainfo21.blogspot.com/
TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen RCTI menghentikan tayangan sinetron Kau yang Berasal dari Bintang setelah dituding banyak kemiripan dengan drama Korea Selatan, Man from the Stars. (Baca juga: Jiplak Drama Populer Korea, RCTI Akan Digugat).
Head of Corporate Secretary RCTI Adjie S Soeratmadjie mengatakan pihaknya langsung menghentikan tayangan sinetron tersebut meskipun baru kali dua kali tayang di RCTI. Episode pertama tayang pada 28 April lalu, sedangkan kedua pada 29 April.
"Kami mengetahui jika sinetron itu banyak kemiripan dengan drama Korea malah dari pemirsa," kata Adjie, Kamis, 1 Mei 2014.
Menurut Adjie, begitu mengetahui bahwa sinetron tersebut mempunyai banyak kemiripan dengan drama Korea, RCTI langsung memanggil rumah produksi yang membuat sinetron ini. »Kami sepakat untuk mengubah judul dan ceritanya," ujarnya.
Berdasarkan klarifikasi dari SinemArt selaku pembuat, sebenarnya jalan cerita kedua sinetron berbeda. »Kata mereka, sekilas mungkin ada kemiripan, tapi sebenarnya berbeda," kata dia.
SinemaArt akhirnya sepakat untuk mengubah judul dan alur cerita. "Kita kan hanya membeli dan percaya saja karena SinemArt partner lama," ujar dia.
Soal rencana gugatan yang akan dilayangkan oleh SBS, Adjie mengatakan masih belum mengetahui apa yang akan dilakukan RCTI. "Saya harus komunikasikan dulu dengan pihak legal perusahaan," ujarnya.
Sebelumnya, stasiun televisi Korea Selatan, SBS, berencana mengajukan gugatan hukum terhadap RCTI dengan tuduhan plagiarisme. Penyebabnya, tayangan sinetron Kau yang Berasal dari Bintang dianggap menjiplak 100 persen drama Korea populer Man from the Stars yang ditayangkan SBS.

KSPSI: Yang Lain Masih Janji, Jokowi Sudah Beri Bukti

dhikainfo21.blogspot.com/
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menegaskan untuk mendukung dan memperjuangkan kemenangan satu putaran untuk Calon Presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menegaskan Jokowi sudah memberikan bukti berpihak dan berjuang untuk masyarakat khususnya buruh.
"Kalau yang lain masih janji-janji. Kalau Jokowi sudah membuktikan di Solo dan Jakarta. Buktinya di Jakarta, keberpihakan Jokowi terlihat dengan adanya program Jakarta Sehat, dan program Jakarta Pintar," tegas Andi, Jumat (2/5/2014).
Dengan bukti nyata yang sudah dilakukan Jokowi di Solo dan Jakarta, dia berharap dengan menjadi Presiden, Jokowi akan berpihak dan berjuang untuk rakyat dan buruh dari Sabang sampai Merauke.
"Kami berharap, ke depannya dengan Pak Jokowi maju menjadi Presiden akan ada Program Kartu Sehat dan Kartu Pintar Indonesia. Bukan hanya Jakarta saja, tapi program-program Pak Jokowi bisa dinikmati seluruh Rakyat di Indonesia," katanya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, KSPSI telah menyatakan diri mendukung Jokowi menjadi Presiden Indonesia ke depan. Bentuk dukungan KSPSI bukan sekedar kata-kata belaka. Tapi, bentuk dukungan ditunjukkan dengan membentuk tim relawan buruh untuk pemenangan Jokowi menjadi Presiden.
"Paling tidak bentuk dukungan, kami sudah bentuk tim relawan buruh buat pemenangan pak Jokowi. Itu pilihan kami, pilihan kami buruh bersama-sama," tuturnya.

AM Perlihatkan Kemaluan Saat Upacara Hardiknas Digelar

TRIBUNNEWS.COM.PEKANBARU- Seorang peserta upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman kantor Gubernur menunjukkan tingkah laku yang tidak terpuji saat setelah digelarnya upacara Hardiknas.
http://dhikainfo21.blogspot.com/ Pria yang diketahui berinisial AM itu, mengeluarkan kemaluannya dan memperlihatkannya kepada seorang perempuan Pegawai di lingkungan Pemprov Riau.
Secara reflek perempuan pegawai di Pemprov itu langsung menjerit dan terkejut melihat tingkah seseorang yang disebut sering mangkal di kantin Pemprov itu.

"Kejadiannya setelah upacara selesai, dia berdiri dibelakang pegawai itu trus dia mengeluarkan kemaluannya dari dalam celana, makanya jadi heboh, setelah diteriaki dia lari. Akhirnya diamankan polisi,"ujar seorang saksi mata kepada Tribun.

Namun keterangan berbeda dijelaskan seorang anggota Satpol PP di Pemprov Riau, menurut keterangan dari Satpol PP itu, oknum pelaku itu tidak mengeluarkan kemaluannya dan hanya meletakkan jari tangannya di kancing celana.

"Dia cuma meletakkan jari telunjuknya di sekitar kancing, jadi kelihatan seperti kemaluan,"ujar petugas Satpol PP itu.

Kapolsek Sukajadi AKP Zurinis menegaskan jika pihaknya sudah mengamankan pelaku berinisial AM tersebut. Saat ini sudah berada di Mapolsek Sukajadi.

Ini Alasan Marshanda Menggugat Cerai Ben Kasyafani

http://dhikainfo21.blogspot.com/
 
MARSHANDA membuat banyak orang terkejut usai melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Pusat.
Tidak ada yang mengira Caca --sapaan akrabnya-- bakal mengakhiri rumah tangganya dengan Ben Ksyafani yang baru berusia tiga tahun. Terlebih mereka selalu tampil kompak di hadapan media.
Saat ditanya soal alasan dirinya menggugat cerai, Caca tidak bersedia memberikan penjelasan detail. Yang pasti, kata dia, ada masalah yang sangat pelik dan sulit untuk diselesaikan.
"Ada perselisihan yang terjadi terus menerus dan kami berdua tidak mampu menyelesaikannya. Permasalahannya apa, adanya sejak kapan, aku mohon maaf aku belum bisa share sedetail itu," ungkapnya, saat ditemui di kediamannya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/5).
Sebelumnya, Caca dan Ben sudah pisah rumah selama sekitar satu bulan.
Harapannya, dari proses itu masing-masing pihak bisa bercermin atau instropeksi diri agar bisa menyelesaikan masalah secara baik.
Tapi nampaknya cara tersebut tidak berhasil. "Ini pisah rumah tadinya untuk sama-sama mencari pikiran yang lebih jernih dan hari lebih dingin supaya masing-masing bisa lebih bijak," kata Caca.